Naskah Drama Malin Kundang 4 Orang < PLUS >
Malin tidak takut, Bu. Malin hanya takut melihat Ibu menderita. Doakan Malin, ya Bu.
(Mundur selangkah, tegang) Ibu... Maksudku, nenek. Aku tidak kenal siapa kau. Jangan mengaku-aku sebagai ibuku.
(Berdoa dengan suara parau) Ya Allah... jika dia benar anakku, maafkan dia. Tapi jika dia tega pada ibunya... tunjukkan keadilan-Mu. naskah drama malin kundang 4 orang
(Berteriak ketakutan) Malin! Apa yang terjadi? Tolong!
(Berteriak lirih) Malin? Malin Kundang? Itu kau, Nak? Ibu... Ibu tidak salah lihat? Malin tidak takut, Bu
Pesan moral dari cerita ini: Hormatilah ibu dan ayahmu, jangan lupakan asal-usulmu, dan jangan biarkan kesombongan menghancurkan hati orang yang melahirmu.
(Kaget) Apa? Malin, ini Ibu, Mande Rubayah. Lihat, ini tahi lalat di tanganmu! Kau lahir dari perut Ibu! (Mundur selangkah, tegang) Ibu
(Sendirian, menatap laut) Malin... Ibu tetap mencintaimu, Nak. Ibu hanya ingin kau jujur pada dirimu sendiri. (Air mata jatuh) Sekarang kau menjadi batu. Batu peringatan bagi anak-anak durhaka.




