Demi Bayar Hutang ... — Ibu Guru Sd Rela Di Setubuhi

- **Undang‑Undang Nomor 14 Tahun 2005** tentang Guru, Pasal 13 ayat (1) yang menyatakan bahwa guru berhak melaksanakan tugas mengajar secara bebas tanpa tekanan eksternal. - **Undang‑Undang Nomor 13 Tahun 2003** tentang Ketenagakerjaan, Pasal 151 ayat (1) yang melarang pemberian perintah di luar jabatan resmi yang mengakibatkan beban kerja yang tidak semestinya. - **Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005** tentang Standar Nasional Pendidikan, Pasal 5 ayat (2) menegaskan bahwa guru tidak boleh dijadikan “jaminan” atau “penanggung” atas urusan keuangan pribadi pihak lain.

Atas perhatian dan kebijaksanaan Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih. Ibu Guru SD Rela Di Setubuhi Demi Bayar Hutang ...

[Tanda Tangan Basah]

2. **Identitas Guru yang bersangkutan** Nama : **[Nama lengkap Ibu Guru]** NIP : **[Nomor Induk Pegawai]** (jika ada) Sekolah : **[Nama Sekolah Dasar]** Alamat Sekolah : **[Alamat lengkap sekolah]** - **Undang‑Undang Nomor 14 Tahun 2005** tentang Guru,

Pada tanggal **[tanggal kejadian]**, saya/keluarga/teman‑teman mengetahui bahwa Ibu **[Nama Guru]**, seorang guru kelas **[kelas yang diajar]** di **[Nama Sekolah]**, **telah/di‑setubuhi** (atau “diperintahkan”) untuk **menjadi penjamin/menjadi pihak yang bertanggung jawab** dalam rangka **pelunasan hutang** milik **[nama pihak yang menagih hutang]** sebesar **Rp [jumlah]**. 19 Tahun 2005** tentang Standar Nasional Pendidikan, Pasal

Hal ini menimbulkan **beban moral, psikologis, serta risiko hukum** bagi Ibu **[Nama Guru]**, yang seharusnya fokus pada tugas mengajar dan mendidik anak‑anak didik.

error: Content is protected !!